Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

PROPEN PART 10 …

Pada tanggal 13 Desember 2012 giliran kelompok 6 yang mempresentasikan tentang “Standarisasi Guru” . Kompetensi diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai dasar yang direflesikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. Sedangkan pengertian dari standar kompetensi guru ialah suatu ukuran yang ditetapkan atau dipersyaratkan dalam bentuk penugasan pengetahuan dan perilaku perbuatan bagi seorang guru agar berkelayakan untuk menduduki jabatan fungsional sesuai bidang tugas, kualifikasi dan jenjang pendidikan. Standar kompetensi guru memiliki tujuan, yaitu tolak ukur semua pihak yang berkepentingan di bidang pendidikan dan meningkatkan kinerja guru. Menurut Flippo pengertian dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja dengan SDM untuk mencapai sasaran perorangan, organisasi dan masyara...

PROPEN PART 9 …

Pada tanggal 6 Desember 2012 giliran kelompok 5 yang mempresentasikan tentang “Standarisasi Penilaian Pendidikan”. Standar Penilaian Pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Sedangkan Penilaian Pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN Penilaian hasil belajar oleh pendidik menggunakan berbagai teknik penilaian berupa tes, oservasi, penugasan perseorangan atau kelompok dan bentuk lain yang sesuai dengan   karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik. Penilaian oleh pendidik bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran. Penilaian...

PROPEN PART 8 …

Pada pertemuan kali ini giliran kelompok 4 yang mempresentasikan tentang “Standar Proses Pendidikan”. Dasar hukum yang mengatur standar proses pendidikan terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Samoin. AR (1997) mengatakan bahwa strategi pembelajaran itu   sendiri adalah pola umum ( kegiatan yang dipilih) oleh guru agar proses belajar siswa dapat terwujud secara efektif dan efisien. Samion. AR (1997) mengatakan bahwa belajar merupakan suatu kegiatan dimana seorang membuat atau menghasilkan suatu perubahan tingkah laku( positif) yang ada pada dirinya baik dalam bentuk pengetahuan, sikap (akhlak atau nilai moral) dan ketrampilan. Mengajar adalah suatu kegiatan yang dapat mempermud...

Propen part 7 …

Di pertemuan ini kelompok 3 yang mempersentasiakan tentang “Standar Kompetensi kelulusan” Pengertian Standar Kompetensi Lulusan atau sering di singkat dengan SKL adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap,kemampuan lulusan yang mencakup sikap,pengetahuan, dan keterampilan.pengetahuan, dan keterampilan. Adapun fungsi utama SKL itu adalah : Ø Sebagai batas kelulusan peserta didik Ø Sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik, terdiri dari kompetensi untuk seluruh mata pelajaran, yang mencakup aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ø Sebagai rujukan untuk penyusunan standar pendidikan lainnya Ø Sebagai arah peningkatan pendidikan secara mendasar dan holistik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) : 1.   Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 2.   Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebiha...

PERTEMUAN KE 6 …

Hari ini giliran kelompoknya Akbar dkk yang presentasi. Mereka mempresentasikan tentang Pendekatan Pengembangan Kurikulum. Ada berbagai macam pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan kurikulum yaitu:   1.    Pendekatan yang berorientasi pada bahan pelajaran   2.    Pendekatan yang berorientasi pada tujuan   3.    Pendekatan dengan pola organisasi bahan Prinsip pengembangan kurikulum berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya, beragam dan terpadu, tanggap terhadap perkembangan iptek dan seni, relevan dengan kebutuhan kehidupan, menyeluruh dan berkesinambungan, belajar sepanjang hayat, seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan sistem paket atau SKS. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh mata pelajaran dan b...

Cuuuzzzz , pertemuan ke-5

Di pertemuan ini kami mendapatkan tugas untuk presentasi tentang MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Kami mendapatkan giliran pertama untuk presentasi tersebut. Kelompok kami terdiri dari saya , Andiastika, Meilisa Fauziah dan Nur Meilinda. Untuk mengerjakan presentasi tersebut kami menginap di rumah Andiastika. Kami benar-benar bersemangat untuk mengerjakan tugas ini. Menurut saya MBS itu adalah pengelolaan yang memberikan otonomi atau kemandirian sekolah untuk membuat sekolah itu menjadi lebih baik. Tujuan dari MBS yaitu : meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat, meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, dan meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah. Manajemen komponen-komponen sekolah terdiri dari : 1.        Manajemen kurikulum dan program pengajaran 2.        Manajemen tenaga kependidikan 3.        Manajemen kesiswaan...

Lanjutan Propen Part IV …

Tanggal 18 Oktober 2012 kemarin, pak Amril menjelaskan tentang “Education For All”. Ternyata pendidikan itu tidak memandang kaya atau miskin, tetapi di Negara kita , Indonesia masih membedakan pendidikan lewat “kelas”. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan “ Setiap orang memiliki hak untuk pendidikan”, sesuai dengan isi Undang- Undang Dasar 1945 amandemen ke empat pasal 31 ayat 1 dan 2 yang berbunyi : Ayat 1 : Setiap warga berhak mendapat pendidikan. Ayat 2 : Setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Kesepakatan PBB dan Mitra menghasilkan “Millenium Development Goals (MDGS)” yang bertujuan untuk : 1. Menanggulangi kemiskinan dan kelaparan. 2. Mencapai pendidikan dasar untuk semua. 3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan pererempuan. 4. Menurunkan angka kematian anak. 5. Meningkatkan kesehatan ibu. 6. Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya. 7. Memastikan kelestarian lingkungan ...

RESUME PROFESI KEPENDIDIKAN PART III

Pada tanggal 11 Oktober 2012, kami membahas tentang Undang-Undang Pendidikan. Awalnya system pendidikan berada di Undang-Undang nomor 2 tahun 1989, akibat desentralisasi maka berubah menjadi Undang-Undang nomor 20 tahun 2003. Sentralisasi merupakan kebijakan yang mengaju ke pusat, sedangkan Desentralisasi merupakan kebijakan dilimpahkan ke otonomi masing-masing daerah. Di luar dari hankam, luar negeri, kehakiman, moneter dan agama maka di lakukan desentralisasi. Pasal 5 ayat 4 menyatakan bahwa warga Negara memiliki potensi. PPKHB (Penilaian Kerja dan Hasil Belajar). Bab IX pasal 35 : Standar Isi Standar Proses Standar Kompetensi Lulusan Standar Tenaga Kependidikan Standar Sarana dan Prasarana Standar Pengelolaan Standar Pembiayaan Standar Penilaian Pendidikan Standar Pembiyaan terdiri dari biaya operasional (BOS, BOP), biaya personal (seragam,buku), biaya inventasi (sarana dan prasarana). Jika biaya SPP lebih kecil dari dana BOS maka biaya SPP digratis...

Lanjutan resume Profesi Pendidikan part II

Pada tanggal 4 Oktober 2012 … Kami di ajarkan tentang anak CI+BI (Cerdas Istimewa Bakat Istimewa). Beliau (Pak Amril) berkata bahawa sekolah adalah tempat yang memberikan layanan, kita sebagai calon guru hendaknya mengetahui bahwa kita harus memberikan pelajaran yang sesuai bakat anak didik. Anak CI+BI ada 2 faktor : Faktor  GEN orang tua (IQ)   Faktor  lingkungan (kreativitas, task commitment) Orang yang berhasil adalah orang-orang yang bias berkomitmen. Anak CI+BI mengalami kondisi disinkronitas/asinkronitas dimana makin tinggi skor IQ maka makin tidak sinkron social emosialnya. Kita perlu membangun : Task Commitment Mencakup kemampuan mengubah motivasi menjadi tindakan. Intellectual Abilities Mencakup kemampuan umum. Creativity Abilities Setiap orang mempunyai kemampuan dan keahlian. Social Competence Keterampilan melibatkan respons, mendapatkan tanggapan positif orang lain.    Musikaliatas Kepekaan, pengetahuan,...

PENDIDIKAN BAGI ANAK CERDAS ISTIMEWA DAN BAKAT ISTIMEWA

Dasar Formal dan Empirik Pelaksanaan Bimbingan bagi Murid Cerdas dan Berbakat GBHN 1993 telah mengamanatkan bahwa “anak didik berbakat istimewa perlu mendapat perhatian khusus agar mereka dapat mengembangkan kemampuan sesuai dengan tingkat pertumbuhan pribadinya.” Selain itu UU No. 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) Pasal 8 Ayat (2) juga menyatakan bahwa “… warga negara yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa berhak memperoleh perhatian Pendidikan Dasar menekankan khusus.” Lebih khusus lagi kurikulum bagi murid yang memiliki perlunya pelayanan bimbingan dan konseling kemampuan dan kecerdasan luar biasa (Depdikbud, 1993b) Pengertian Murid Cerdas dan Berbakat Anak cerdas berbakat adalah mereka yang memiliki kemampuan luar biasa yang sudah melekat dari dalam diri sejak lahir yang melliputi kemampuan intelektual, akademik, kretif dan produktif, kemamapuan dalam salah satu bidang seni dan psikomotor yang dalam pengembangan kemampuan-kemampuan tersebut secara optimal di...

Profesi pendidikan (Hari-1)

Heeeemmmmmmmmmmmm ..... Ini mungkin pelajaran yang sangat penting di dunia pendidikan ini, karena pelajaran ini mengajarkan saya tentang cara mengajar yang sangat baik. Pada tanggal 13 September 2012, saya pertama kali belajar "Profesi Pendidikan". Di mata kuliah ini saya diajarkan oleh Pak Amril Muhamad. Beliau mengajarkan tentang cara mengajar yang baik. Kata beliau "Ilmu itu bukanlah sekedar pengetahuan, tetapi skill". Yahhh , baru sekedar kata-kata tersebut yang sangat menarik bagi saya :) Beliau juga menjelaskan tentang : Profesi Kependidikan dibagi menjadi dua, yaitu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan. Pendidikan adalah orang yang berhadapan atau berinteraksi langsung dengan peserta didik untuk menyampaikan materi, contohnya adalah guru, ustad, dosen dan tutor. Sedangkan Tenaga Kependidikan adalah orang yang mendukung proses pembelajaran menjadi efektif, contohnya adalah administrasi, TU, laboran, pustakawan, dan lain – lain. Seseorang yang profesio...