PENDIDIKAN BAGI ANAK CERDAS ISTIMEWA DAN BAKAT ISTIMEWA


Dasar Formal dan Empirik Pelaksanaan Bimbingan bagi Murid Cerdas dan Berbakat
GBHN 1993 telah mengamanatkan bahwa “anak didik berbakat istimewa perlu mendapat perhatian khusus agar mereka dapat mengembangkan kemampuan sesuai dengan tingkat pertumbuhan pribadinya.” Selain itu UU No. 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) Pasal 8 Ayat (2) juga menyatakan bahwa “… warga negara yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa berhak memperoleh perhatian Pendidikan Dasar menekankan khusus.” Lebih khusus lagi kurikulum bagi murid yang memiliki perlunya pelayanan bimbingan dan konseling kemampuan dan kecerdasan luar biasa (Depdikbud, 1993b)
Pengertian Murid Cerdas dan Berbakat
Anak cerdas berbakat adalah mereka yang memiliki kemampuan luar biasa yang sudah melekat dari dalam diri sejak lahir yang melliputi kemampuan intelektual, akademik, kretif dan produktif, kemamapuan dalam salah satu bidang seni dan psikomotor yang dalam pengembangan kemampuan-kemampuan tersebut secara optimal diperlukan pelayanan pendidikan yang khusus.
Kebutuhan dan Karakteristik Murid Cerdas dan Berbakat
Secara kualitatif anak murid cerdas dan berbakat menunjukkan karasteristik yang berbeda dari anak normal dalam aspek kognitif, afektif, sensasi fisik, intuisi, dan kemasyarakatan. Dalam upaya mengembangkan model program pendidikan yang kondusif bagi anak murid cerdas dan berbakat, perlu dilakukan analisis kebutuhan dan permasalahan perkembangan yang mungkin muncul dari aspek-aspek yang disebutkan di atas serta implikasinya bagi pengembangan program pendidikan.
Cara Mengidentifikasi Murid Cerdas dan Berbakat
Identifikasi anak cerdas berbakat melalui tiga tahapan yaitu (1) penjaringan (screening), dan (2) tahap seleksi (identification).
Permasalahan-Permasalahan yang Dialami Anak Berbakat
o Cepat sekali menagkap ilmu yang diajarkan sehingga gampang merasa kesal jika menghadapi orang yang tidak sepaham dengannya.
o Kemampuan bahasa mereka biasanya juga di atas rata-rata, membuat mereka mendominasi pembicaraan dan sulit mendengarkan orang lain.
o Perkembangan pikiran mereka lebih cepat berkembang daripada perkembangan emosinya.
o Anak berbakat seringkali lebih suka bergaul dengan anak-anak yang lebih tua usianya.
Penyelenggaraan Pendidikan bagi Murid Cerdas dan Berbakat
Penyelenggaraan pendidikan bagimurid cerdas dan berbakat meliputi (1) Akselerasi (Acceleration), Pengayaan (Enrichment), (3) Kelas Khusus atau Ability Grouping dan (4) Bimbingan Konseling.
Teknik Bimbingan bagi Murid Cerdas dan Berbakat
Layanan bimbingan bagi murid cerdas dan berbakat tidak diarahkan kepada layanan yang bersifat eksklusif melainkan dikembangkan secara terpadu di dalam sistem bimbingan yang ada.
Penyelenggaraan Kelas Unggulan sebagai Model Bimbingan bagi Murid Cerdas dan Berbakat
Kelas unggulan adalah kelas yang terdiri atas sejumlah siswa yang karena prestasinya menonjol dikelompokkan di kelas tertentu pada SD Inti (Depdikbud,1996).Program pengajaran pada kelas unggulan adalah program pengajaran yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku ditambah dengan pendalaman materi Matematika/Berhitung dan IPA serta pelajaran Bahasa Inggris.
Kartadinata, Sunaryo, dkk. 1998. Bimbingan di Sekolah Dasar. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Nursalim, Mochamad. 2007. Psikologi Pendidikan. Surabaya: Unesa UniversityPress.

Komentar :
Setelah saya membaca artikel tersebut, saya baru paham apa arti anak cerdas istimewa berbakat istimewa. Menurut pendapat saya, anak-anak tersebut sangat berbeda. Untuk cara pengajaran dan pola hidup pun harus di bedakan pula. Bagi orang tua yang tidak mengetahui anak CI+BI ini, mungkin para orang tua sedikit merasa kerepotan dengan gaya dan sikap anak CI+BI ini.
Saya juga baru menyadari, tak semuanya anak yang “NAKAL” merupakan anak-anak yang kurang pintar. Saran saya bagi para orang tua atau pun keluarga yang memiliki ciri-ciri anak seperti yang ada di artikel ini, segeralah kalian membuat kepeutusan tentang kehidupan anak-anak CI+BI ini. Berikan fasilitas yang memang tepat buat anak CI+BI ini.
Pesan saya , tak semua anak yang mengesalkan adalah anak-anak yang “BODOH” .

Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Game Over

Kedekatan yang salah

PROPEN PART 9 …