Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Catatan Kecil

Aku duduk di sudut restaurant yang berada di pusat perbelanjaan. Entah apa yang sedang ingin ku kerjakan di tempat ini. Mencoba mengasyikan diri sendiri dengan kegiatan yang sangat tak berguna. Aku menempati kursi di bagian tengah. Terdapat 2 kursi di tempat yg kutempati, tetapi aku hanya sendiri, yaa aku sendiri disini. Di hadapanku tak ada siapapun, karena aku memang sendiri di tempatku. Kuhadapkan kepalaku ke kanan. Disudut sana aku melihat sepasang kekasih yang sedang asyik dengan kegiatannya. Wanitanya asik dengan laptop yg ada di hadapannya dan prianya asik dengan handphone yg ada di genggamannya. Hhhmmmm, mereka seperti orang asing yg tak ada obrolan satu sama lain. Cukup lama aku melihatnya, dan sepertinya mereka menyadari aku sedang melihatnya. Lalu aku hadapkan kepalaku kesebelah kiri. Aku melihat 4 orang wanita. Sepertinya mereka semua teman dekat. Tetapi aku berpikir mereka semua asing satu sama lain. Tak ada yg berbicara di tempat mereka. Mereka asik dengan handphone nya m...

Terlalu Dalam Terluka

Kita berpisah sudah sekian tahun. Kita tak bertemu sudah beberapa bulan. Kita tak saling berbicara sudah beberapa lama. Tetapi rasa sakit yang pernah kau berikan tak bisa aku lupakan. Aku tak bermaksud mendendam kepadamu. Aku juga tak bermaksud ingin membalasmu. Aku hanya ingin kau menemuiku secara langsung dan mengatakan bahwa kau menyesal dengan apa yang sudah kau lakukan terhadap hatiku. Apakah keinginanku terlalu sulit bagimu? Apakah aku berlebihan terhadap keinginanku ini? Tolonglah kau katakan sesuatu terhadapku. Tolonglah kau katakan bahwa kau benar-benar menyesal. Tolonglah bantu aku memperbaiki hati ini yang sudah terlanjur hancur. Tolonglah jangan buat aku tidak mempunyai hati lagi. Aku hanya ingin mendengar maaf dari mulut dan hatimu ..

Dear Mama

Apa kabarmu sekarang ? Apakah kamu merindukan aku ? Apakah kamu selalu menjaga pola makan mu ? Apakah kamu masih sering menangis karena ulah ku ? Mama ... Aku tak bermaksud menyakiti hatimu ataupun melukai hatimu Aku selalu teramat sedih saat kau memarahi ku Aku ingin sekali bercerita panjang lebar tentang kehidupanku sekarang Aku ingin kita saling memeluk bukan melukai Mama ... Ternyata setelah aku semakin dewasa, kehidupan ku sangat amat sulit untuk kujalani Terkadang setiap aku di terpa masalah, aku selalu berharap mama bisa menenangkan hatiku Aku selalu membayangkan mama bertanya tentang hidupku sekarang sambil memeluk dan mengatan "Semua akan baik-baik saja anakku" Mama ... Kenapa jarak antara kita semakin jauh ? Apakah aku terlalu buruk untuk menjadi putri mu ? Aku tau kesalahan yang lalu sungguh tak bisa di maafkan, tapi apakah kau selalu ingin menjaga jarak dengan ku ? Mama ... Aku rindu saat kita tertawa bersama Aku rindu saat kita pergi bersa...

I'm Alone

Aku pikir dia sahabat yang paling bisa di andalkan Aku pikir dia sahabat yang paling bisa mengerti kondisi aku dan Aku pikir dia sahabat yang selalu ada saat susah maupun senang Tapi ternyata dia tak jauh berbeda dari lainnya yang hanya sekedar ingin melihat aku semakin terpuruk Sudah puaskah kamu sekarang? Sudah bahagiakah kamu sekarang? Peran mu sungguh hebat dalam hidupku walaupun hanya sesaat Sampai sekarang aku juga tak tau apa tujuan kamu Semoga kelak kamu selalu sukses dalam segalanya Terima kasih pertemanan ini Sekarang aku bisa berjalan sendiri

Aku Berhenti

Hari ini aku berhenti, Yaa aku benar-benar berhenti, Jantungku akan ku buat berhenti berdetak untukmu, Sepertinya penantianku sudah cukup, Sepertinya pengorbananku pun sudah cukup, Tak akan aku mencoba berjuang lagi untukmu, Kamu telah bahagia kan? Jadi aku sudah tak akan berada di sampingmu, Tak akan lagi aku bercerita tentang kegiatanku, Tak ada lagi orang yang mengganggumu setiap malam, Aku pun masih ragu untuk menjauhimu, Aku takut sewaktu saat kau berada di titik paling depresi dan aku tak tau itu, Tapi aku benar-benar bosan dengan semua ini, Aku tak mau makin banyak orang lagi yang salah mengira tentang aku dan kamu, Aku juga tak mau membuat mereka yang ingin lebih dekat denganmu jadi ragu, Baiklah aku akan benar-benar pergi, Janjilah jangan pernah mencariku, Dan janjilah untuk berpura-pura tak kenal ......

Rahasia Tergelap Diriku

Pasti semua orang pernah mengalami yang namanya patah hati, tak terkecuali diriku. Lahir dari keluarga yang sederhana tak membuat aku takut akan namanya cinta. Kata orang sih cinta pertama itu adalah cinta yang tak bisa di lupakan, tapi kenapa aku mudah untuk melupakannya? Apa karena dia bukan cinta pertama aku? Ahh sudahlah, aku sedang tak ingin bercerita tentang cinta pertama aku, tapi aku ingin bercerita tentang cinta ketiga aku. Oh iya, nama aku venus (samara n ). Saat aku duduk di bangku kuliah, aku kembali merasakan namanya PDKT. Dia adalah teman satu kampus ku, dia anak rantau sehingga dia kos di dekat kampus. Awalnya sih kami hanya berteman biasa sebab waktu itu dia juga masih mempunyai seorang kekasih yg satu kampus juga dengan kami. Awal pendekatan di mulai di bulan Maret. Seperti wanita pada umumnya, aku tidak sadar bahwa dia telah berusaha untuk mencuri hatiku. Awalnya dia selalu curhat tentang mantannya itu. Loh kok mantan? Hehehe, iya dia udah putus dari bulan...

Sudahlah Berhentilah

Dia datang di saat ku mulai terbiasa tanpanya ... Getaran ini masih sama seperti saat dia menjadi kekasihku ... Dengan susah payah aku membenahi semua yang berantakan ini, Tapi dengan mudahnya dia membuat aku harus membenahinya kembali ... Kenapa dia harus hadir kembali ? Kenapa dia hadir di saat dia membutuhkan sandaran ? Apakah aku hanya tempat sampah yang hanya bisa di jadikan tempat pembuangan sampah-sampah psikis-nya ? Bisakah dia mengatakan : "Aku mencarimu karena aku mencintaimu"

Keluarga ?

Apa sih fungsi rumah ? Tempat berlindung kah ? Tempat istirahat kah ? Tempat kebahagiaan kah ? Sepertinya tidak seperti itu. Dulu sewaktu kecil aku belajar bahwa rumah itu istana ku. Tapi nyatanya setelah dewasa semua berbanding terbalik dengan apa yang aku pikirkan. Orang tua yang selalu ada untuk mendengarkan keluh kesah kita, malah menjadi lebih jauh dan makin jauh dengan kehidupan kita saat ini. Orang tua yang selalu mengobati luka kita, malah menjadi acuh dan selalu menganggap kita tak pernah ada. Saat kondisi terpuruk yang sedang kita alami, orang tua pun tetap tak pernah mau kita berada di dekatnya. Separah ini kah hubungan kita dengan orang tua ? Iya, sudah kupastikan akan separah ini dan tambah parah. Pikiran bunuh diri pun sering terjadi. Hanya bisa menangis dan meratapi kehidupan ku yang sangat amat kelam. Yaa, terkadang aku bingung harus gimana. Jikalau orang tua sudah mencap anaknya "nakal", pasti apapun yang kita kerjakan selalu "na...

Aku yang Melukaimu

Perasaan yang dulu tak pernah berubah. Aku kira, aku bisa melupakannya. Sahabat hanyalah sebuah topeng. Nyatanya aku sangat mencintainya. Aku telah menyakitinya berulang kali. Aku yang membuat dia membenciku. Aku menyesal, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku membiarkannya pergi. Hanya bisa melihat dia terus berjalan menjauh. Menangis pun tak bisa membawa dia kembali. Terlalu dalam luka yang ku berikan. Kepercayaannya telah ku dustakan. Ingin ku mengejar, apalah daya dia tak ingin di kejar. Tutur lembutnya menjadi sebuah suara kasar yang menyakitkan. Aku tak mengenal dia lagi. Dia bukanlah dia yang dulu. Tak ada lagi kesabaran dia untuk ku. Tak ada lagi kata sayang yang dia ucapkan. Hanya kebencian yang dia selalu perlihatkan. Tatapan dia yang membuat aku terus dan terus merasa bersalah. Maafkan aku :"(

BODOH

Aku kira, aku bisa melupakanmu Tapi ternyata semua tentang dirimu masih sangat jelas aku ingat Minyak wangimu, Lagu kesukaanmu, Tempat yang kamu kunjungi, Bahkan acara TV kesukaanmu. Ini aku yang bodoh apa hati aku yang bodoh Sekeras aku menghapus memori tentang kamu, selalu muncul lagi kenangan tentang kamu Sampai kapan aku harus berputar-putar dalam sarang masa lalu ??

DAMAI

Perlahan membuka mata, Menatap langit-langit yang mulai bercahaya, Tarikan nafas pertama yang menggambarkan kesegaran, Terdengar nyanyian burung gereja di atas ranting itu, Ku mulai menyusuri jalanan berliku, Terlihat segerombolan ayam yang sedang bergurau, Tak terasa tersenyumlah aku secara perlahan, Apakah keadaan seperti ini yang aku inginkan? Sudah pasti kan ku jawab dengan lantang, Keadaan ini yang sangat aku inginkan, KEADAAN YANG PENUH DAMAI .....

Terkadang Sedih

Aku bersahabat dengannya .... Lawan jenis yang berbeda mencoba bersahabat satu dengan lainnya ... Semula berjalan normal bagaikan sepasang sahabat ... Hingga suatu waktu dia memperkenalkan seseorang yang dia sebut kekasih ... Ada rasa luar biasa sakit di dada ini ... Entahlah ini perasaan sedih karena dia sudah ada "teman lain" ataukah perasaan "cemburu" ... Ahhhh .......... Sudahlah, aku dan dia hanyalah sahabat dan sampai kapan pun tetaplah menjadi sahabat ...

Cinta Pertama

Kalo di pikir-pikir cinta pertama itu susah banget buat di lupain. Dulu saat aku masih duduk di bangku SMA, aku pernah sangat menyukai seseorang. Orang itu sungguh berbeda dari pria-pria lain yang pernah dekat denganku. Dia baik, pintar, soleh, dan yang pasti dia sederhana. Dia sangat berbeda 180 derajat dengan ku. Aku sungguh-sungguh menyayangi dia. Semua rasa menjadi satu, dan rasa bahagia yang paling dominan yang aku rasakan. Sampai saat ini selama lebih dari 6 tahun, rasa ini masih tersimpan rapih di tempat yang paling indah :)

Game Over

Tak ada lagi pelangi yang hadir dalam hidupku ..  Tak ada lagi mentari yang selalu menghangatkan diri ini ..  Tak ada lagi lelucon yang bisa membuatku kembali tertawa ..  Air mata pun sudah enggan keluar dari tempat persembunyiannya ..  Sebuah tatapan kosong yang selalu ada di lingkaran hitam putih ..  Luka-luka di tubuh ini pun sudah tak terasa apa-apa  .. Menggenggam sudah tak lagi sekuat dulu .. Yaa, sekarang aku di puncak frustasi, berada di tempat paling gelap, bahagia sedih sakit terluka kuat sabar, semua sepertinya sirna .. Selalu bertanya tujuan aku hidup apa? Tapi selalu tak pernah menemukan jawabannya .. Orang yang selalu menguatkan pun mulai tak peduli bahkan tak pernah merangkul lagi .. Apakah sekarang waktunya aku mengatakan "Aku menyerah dengan hidupku"

DEWASA ??

Masih bingung dgn arti dewasa.  Apakah org yg bisa tersenyum saat hatinya menangis bisa di sebut dewasa?  Apakah org yg selalu mengalah saat org lain menjahatinya bisa di sebut juga dewasa?  aahhh, atau mungkin apa org yg gak pernah protes tentang perlakuan orang lain disebut dewasa?  Ini tuh sebuah kedewasaan atau sebuah kebodohan.  Lalu arti dewas a itu apa? Apakah kedewasaan seseorang itu diukur dari cara dia menyelesaikan masalahnya? Apakah dgn kata "iya saya salah, saya minta maaf yaa" bisa disebut bahwa org itu dewasa? lalu bagaimana org bisa mengukur tingkat kedewasaan seseorang? Yang saya tau adalah "Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan" Umur tidak akan pernah mau untuk menunggu kita menjadi dewasa, umur akan selalu berjalan, tetapi dewasa itu belum tentu semua orang bisa mempunyai sikap itu. Banyak orang jauh di luar sana yg sudah berumur matang tp tingkat kedewasaannya belum ada, karena mungkin dia tidak memilih untuk dewasa. Dewasa itu akan berjalan bers...

Sebuah Pilihan

Terkadang, saat kita ingin melangkah, pasti ada sebuah kebimbangan dalam hati. Kita selalu berpikir apakah langkah yg kita ambil sudah tepat atau malah menjerumuskan kita ke suatu perbuatan yg lebih buruk dari sebelumnya. Jika ternyata langkah itu lebih buruk dari sebelumnya, Apakah kita bisa melewati setiap cobaan-Nya? Apakah kita masih bisa menyaya ngi-Nya atas apa yg telah Dia uji? dan yg paling penting Apakah orang2 yg kita sayangi selama ini masih bisa menyayangi kita saat kondisi kita rapuh? Memang setiap keputusan itu ada resikonya, kita tidak memutuskannya pun masih menyimpan sebuah resiko. Saat semua orang tidak setuju atas keputusan yg kita ambil, disana, disebuah celah, celah yg selama ini sering diabaikan, ternyata tersimpan sejuta doa dari seorang yg di sebut KELUARGA. Apakah keluarga selama ini melupakanmu? Apakah keluarga selama ini mengabaikanmu? Apakah keluarga selama ini menghancurkanmu? sudah pasti jawabannya TIDAK, TIDAK dan TIDAK. Sejauh kaki kita me...

Lagi-lagi masalah waktu

Menerima kenyataan bahwa pacar kamu masih sayang mantannya, rasanya gimana sihh??  Huuhhhhh, pasti saakiittt bgt dan tiap hari pasti nyeeseeekkk bgt.  Yaaa tp mau gimana lagi, dia kan tetep pacar kamu.  Minta putus, gak di putusin.  Selingkuh takut karma.  Bertahan, hhmmmmm makan hati terus tiap hari.  Jadi SERBA SALAH yaa. Gak bisa di pungkiri, terkadang kita mendapatkan perhatian dari orang ketiga, hehhehhhe *uupppsss. Yaaa sampai akhirnya tanpa kita sadari, kita malah merasa hambar jalanin hubungan pacaran sama pacar kita. Paling klo ketemu gak jauh2 dari berantem. Kalo gak ketemu, sama2 gak komunikasi. Yang tadinya masih berjalan di jalan yg sama, kini sudah mulai menemukan jalannya masing2. Yaa tinggal tunggu waktu aja buat resmi pisah. Hhmmmm, lagi2 selalu menunggu waktu buat menyelesaikan semuanya, hahhhhaha :D

Kedekatan yang salah

Terkadang aku berpikir bahwa kedekatan kita  SALAH ,, Kau selalu menuruti semua mauku ,, Kau selalu memenuhi semua inginku ,, Dan aku sangat menikmati semua ini ,, Sadarkah kau bahawa ada hati yang terluka jauh disana ? Yaaaa ,,, Dia  pacarmu  , sangat-sangat terluka dengan kedekatan kita ,, Aku jugalah seorang wanita yang mengerti bagaimana perasaan dia ,, Pasti dia juga menginginkan perlakuan kamu ke aku ,, Dia juga menginginkan perhatian kamu ke aku ,, Dan dia juga menginginkan waktumu ke aku ,, Kita benar-benar terlalu jauh melangkah ,, Rasa kita ini sangat-sangat  SALAH  ,, Aku memang sayang kamu , tapi rasa sayang dia ke kamu jauh lebih besar dari rasa sayang aku ke kamu ,, Aku berharap kita bisa bersama selamanya hanya untuk sebagai  TEMAN !!

MERCI ^_^

Ketika aku benar-benar ingin menyibukkan diri agar aku bisa lupa dengan seseorang , dia datang dalam kehidupanku ,, Aku selalu melakukan hal2 bodoh di depan dia tanpa di sengaja , seperti menjatuhkan handphone dia , menabrak dia , dan yang lebih parah aku selalu jatuh bila di depan dia ,, Dia hanya tertawa sambil bilang “kamu gak kenapa2 ?” aku hanya menjawaba singkat “ya”. Ketika aku datang telat di kelas perancis , ternyata bangku yang kosong hanya ada di samping dia , yaa terpaksa aku duduk di situ ,, Mungkin karena mukaku terlihat sangat2 bodoh untuk pengucapan bahasa perancis , dia tertawa lagi , menyebalkan  sangat2 menyebalkan ,, Tapi kemudian dia membantuku dengan tulus , dan sekarang aku lupa untuk bilang “merci”

Luka

Ketika sebuah luka harus di tutupi dengan sebuah senyuman .. Ketika sebuah air mata harus di tutupi dengan sebuah keceriaan .. Dan ketika cinta harus di tutupi dengan sebuah keikhlasan .. Di situlah kita mengetahui arti dari pengorbanan .. Cinta memang tak bisa memiliki , tak bisa juga di paksakan , dan tidak pula juga di bagi .. Karena cinta hanya di berikan untuk orang yang pantas  di cintai .. Mungkin kita pernah merasa jatuh karena cinta , tapi setelah itu kita tau bahwa kita telah melewati masa pendewasaan yang indah .. Tidak semua cinta berakhir dengan senyuman dan tidak sedikit pula yang berakhir dengan air mata .. Cintailah seseorang yang benar-benar tulus mencintai kita , bukan seseorang yang telah melukai hati kita :)

Aku Senang Melihatmu Tersenyum

Aku akan tersenyum bila melihat tawa di wajahmu,aku gembira melihatmu bahagia. Namun aku pun sedih melihat mu menangis, mendengar suara mu menangis hatiku ikut menangis. Hadirmu selalu ku nanti cinta mu selalu kudapatkan. Aku bahagia melihatmu bahagia,walapun suatu saat nanti kita tak kan bersama kamu memilih yang lain yg terbaik bagimu aku pun ta k apa aku hanya bisa tersenyum dibalik keceriaan hatimu. Aku hanyalah wanita biasa yg mempunyai perasaan aku bisa bahagia dan aku bisa sedih, dalam hati kecilku aku tak rela melepasmu, namun aku sadar dirimu sangat berarti aku merelakan kesediahanku demi sebuah seyuman di bibirmu.. Aku kan selalu merindukanmu ...

Apa ini yang terbaik?

Ketika aku bersedih dengan sikap dia, kau datang dengan sejuta cinta di matamu ... Awalnya aku tak ingin lagi "Jatuh Cinta", tetapi mereka sahabatku menginginkan aku kembali dengan penuh cinta ... Sebab, kata mereka, karena cinta bisa membuatku selalu ceria, penuh tawa dan tampak bahagia ... Kucoba membuka hatiku untuk kau ... Kucoba menyukai apa yang kau suka ... Tetapi ...... Semua itu tidak berlangsung lama ... Semua mulai berubah ketika kau mengatakan bahwa kau mencintai dia !!! Kucoba untuk tersenyum di depanmu ... Kucoba untuk bahagia dengan pilihanmu ... dan Kucoba untuk mendukungmu dengan dia ... Itu semua kulakukan hanya untuk buatmu bahagia dan aku hanya ingin selalu di sampingmu, bersamamu, dan menjalani hari-hari berdua walau hanya sebuah status teman yang ada di antara kita ... Maaf, aku tak bisa menutupi rasa cemburuku ketika kau bersama dia ... Maaf, aku tak bisa tersenyum ketika kau menyebut namanya ... dan Maaf, aku selalu menangis melihat...

Rasa Sakit Yang Tertinggal

Tak ku sangka, ternyata kebersamaan kita selama ini memberikan rasa yang berbeda. Detak ku semakin kencang bila terlintas nama mu di pikiranku. Aku yang terbiasa sendiri kini ada kamu yang selalu menemani kemana pun kaki ini ingin melangkah. Kau berbeda dari yang lainnya. Kau tak tampan dari mantan-mantan ku yang lainnya. Kau tak sepintar dari orang yang ku kagumi dari SMA. Akhlak mu pun tak sebagus apa yang ku kira. Tetapi, caramu yang selalu bisa membuatku selalu tertawa bahagia bila berada di dekatmu. Yaa, aku mencintaimu melebihi diriku sendiri. Aku buta kan mata ini untuk melihat selain kamu. Aku tuli kan telinga ini untuk mendengar semua keburukan tentangmu. Aku kosongkan hati ini dan hanya aku simpan nama kamu. Aku pun bahagia saat-saat kita bersama.Godaan demi godaan yang menghampiri kita lalui bagai kabar burung. Tetapi saat ku ketahui ternyata hatimu bukanlah untuk ku lagi, aku memilih mundur dari hubungan ini. Aku masih bisa bertahan saat aku tau kamu belum bisa move...

Maafkan Aku

Kalau ingat Andi (nama samaran), jadi inget kisah yang penuh liku. Awal aku kenal adalah ketika aku menyukai temannya yang bernama Minto (nama samaran). Andi itu adalah teman curhat ku agar aku bisa lebih dekat dengan Minto, sebab Andi adalah orang yang paling dekat dengan Minto saat itu. Tak disangka aku malah menyukai Andi. Aku dan Andi makin hari makin dekat. Cerita tentang musibah keluarga masing-masing pun mengalir begitu saja. Tetapi, tak disangka semuanya tak semulus yang aku kira. Sahabat ku tak menyetujui hubungan ku dengan Andi. Mereka berpikir bahwa Andi hanya ingin mempermainkan aku, mereka pikir bahwa Andi hanya ingin memanfaat kan ku. Suatu hari sahabat ku berbicara dengan cukup tegas, mereka menginginkan aku menjauhi Andi. Aku tak bisa membela diri sebab aku tak punya cukup bukti untuk meyakinkan mereka bahwa Andi tak seperti yang mereka pikir. Lalu saat itu apakah aku menangis? tentu tidak, aku tak bisa menangis di depan mereka. Saat itu, aku pun ijin pulang ke me...