Aku yang Melukaimu
Perasaan yang dulu tak pernah berubah.
Aku kira, aku bisa melupakannya.
Sahabat hanyalah sebuah topeng.
Nyatanya aku sangat mencintainya.
Aku telah menyakitinya berulang kali.
Aku yang membuat dia membenciku.
Aku menyesal, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa.
Aku membiarkannya pergi.
Hanya bisa melihat dia terus berjalan menjauh.
Menangis pun tak bisa membawa dia kembali.
Terlalu dalam luka yang ku berikan.
Kepercayaannya telah ku dustakan.
Ingin ku mengejar, apalah daya dia tak ingin di kejar.
Tutur lembutnya menjadi sebuah suara kasar yang menyakitkan.
Aku tak mengenal dia lagi.
Dia bukanlah dia yang dulu.
Tak ada lagi kesabaran dia untuk ku.
Tak ada lagi kata sayang yang dia ucapkan.
Hanya kebencian yang dia selalu perlihatkan.
Tatapan dia yang membuat aku terus dan terus merasa bersalah.
Maafkan aku :"(
Aku kira, aku bisa melupakannya.
Sahabat hanyalah sebuah topeng.
Nyatanya aku sangat mencintainya.
Aku telah menyakitinya berulang kali.
Aku yang membuat dia membenciku.
Aku menyesal, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa.
Aku membiarkannya pergi.
Hanya bisa melihat dia terus berjalan menjauh.
Menangis pun tak bisa membawa dia kembali.
Terlalu dalam luka yang ku berikan.
Kepercayaannya telah ku dustakan.
Ingin ku mengejar, apalah daya dia tak ingin di kejar.
Tutur lembutnya menjadi sebuah suara kasar yang menyakitkan.
Aku tak mengenal dia lagi.
Dia bukanlah dia yang dulu.
Tak ada lagi kesabaran dia untuk ku.
Tak ada lagi kata sayang yang dia ucapkan.
Hanya kebencian yang dia selalu perlihatkan.
Tatapan dia yang membuat aku terus dan terus merasa bersalah.
Maafkan aku :"(
Komentar
Posting Komentar