KENAPA SEPERTI INI
Hhhmmmmmmm .....
Terlalu sering aku menarik nafas dan mengehembuskannya kembali
Keseharianku sudah ku jadwal dengan padat
Untuk duduk pun terkadang aku tak sempat
Berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain
Sengaja memang kubuat agar aku benar-benar sibuk
Kata orang cara untuk melupakan seseorang itu salah satunya dengan membuat diri kita sibuk
Tapi nyatanya, cara itu tidak ampuh untuk ku
Setiap hari bahkan setiap detik aku selalu memikirkannya
Membayangkan dia yang entah dimana sedang tertawa bahagia
Hingga di setiap curhat ku dengan Sang Pencipta ku, tak lupa pula aku selalu menyebut namanya
Aku sudah menyerah untuk bisa menjadi kekasihnya
Aku pun sudah ikhlas bila suatu saat dia memilih wanita yang lain
Aku juga sudah menyerahkan hatiku kepada Pencipta ku
Tetapi, kenapa aku masih terus memikirkannya
Kenapa aku selalu ingin tahu keadaannya
Kenapa seperti ini
Aku harus berbuat seperti apa lagi
Aku sudah tak lagi membencinya seperti dua bulan kemarin
Aku juga sudah tak lagi terobsesi terhadapnya
Tetapi pikiranku selalu tak pernah berhenti memikirkannya
Aku muak kalau harus seperti ini terus
Aku ingin menjalani hari tanpa ada dia di pikiranku
Aku tahu bahwa Tuhan yang mampu untuk membolak balikan hati ini
Tetapi kenapa Tuhan tidak membalikan hati ini untuk berhenti memikirkannya
Kalau seperti ini terus, bagaimana bisa aku membuka hati untuk yang lainnya T_T
Terlalu sering aku menarik nafas dan mengehembuskannya kembali
Keseharianku sudah ku jadwal dengan padat
Untuk duduk pun terkadang aku tak sempat
Berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain
Sengaja memang kubuat agar aku benar-benar sibuk
Kata orang cara untuk melupakan seseorang itu salah satunya dengan membuat diri kita sibuk
Tapi nyatanya, cara itu tidak ampuh untuk ku
Setiap hari bahkan setiap detik aku selalu memikirkannya
Membayangkan dia yang entah dimana sedang tertawa bahagia
Hingga di setiap curhat ku dengan Sang Pencipta ku, tak lupa pula aku selalu menyebut namanya
Aku sudah menyerah untuk bisa menjadi kekasihnya
Aku pun sudah ikhlas bila suatu saat dia memilih wanita yang lain
Aku juga sudah menyerahkan hatiku kepada Pencipta ku
Tetapi, kenapa aku masih terus memikirkannya
Kenapa aku selalu ingin tahu keadaannya
Kenapa seperti ini
Aku harus berbuat seperti apa lagi
Aku sudah tak lagi membencinya seperti dua bulan kemarin
Aku juga sudah tak lagi terobsesi terhadapnya
Tetapi pikiranku selalu tak pernah berhenti memikirkannya
Aku muak kalau harus seperti ini terus
Aku ingin menjalani hari tanpa ada dia di pikiranku
Aku tahu bahwa Tuhan yang mampu untuk membolak balikan hati ini
Tetapi kenapa Tuhan tidak membalikan hati ini untuk berhenti memikirkannya
Kalau seperti ini terus, bagaimana bisa aku membuka hati untuk yang lainnya T_T
hhmmmm...
BalasHapus