Maaf, aku tak tahu caranya berhenti 😔
Hari ini tiba-tiba aku teringat dia, aku teringat pertama kali kita berkenalan.
Waktu itu di akhir tahun 2015, aku mengikuti sebuah pelatihan. Aku niat tak niat untuk ikut pelatihan tersebut. Pelatihan yang diselenggarakan pemerintah. Karena desakan mama akhirnya aku menyetujui untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Aku sudah telat seminggu dari jadwal pelatihan, tapi karena keberuntungan selalu di pihak ku, aku bisa langsung mengikuti semua kegiatan yang telah disusun.
Aku masuk di kelas dan tentu saja aku masih sangat asing dengan orang-orang yang ada di dalamnya.
Singkat ceritanya aku mulai bisa beradaptasi dengan semua. Ada seseorang yang mulai mengganggu pikiranku. Bukan karena aku membencinya ataupun karena aku tidak menyukainya. Bisa dibilang aku mulai tertarik, aku mulai ingin tau tentang dia.
Tiap hari aku hanya bisa melihat dia, untuk mengajaknya ngobrol aja aku sangat malu. Aku mulai mengurungkan niatku untuk mendekatinya.
Di kesendirian aku, orang yang membuat aku tertarik mulai membuka dirinya. Karena satu kelompok yang tak disengaja, membuat kita jadi lebih akrab. Aku mulai nyaman bercerita semua sisi gelap ku. Komunikasi kita yang intens membuat kita makin dekat. Terkadang kami bertegur sapa lewat telepon. Aku benar-benar melambung dibuatnya. Dia juga menginginkan hubungan yang serius. Dia juga berjanji tak akan membuat aku jatuh ataupun menangis. Aku pun percaya saat itu. Tapi pada akhirnya timbul konflik-konflik kecil. Ego masing-masing yang tak terkalahkan. Emosi yang selalu di dahulukan. Dan akhirnya aku menyadari ternyata dia juga sama seperti yang lainnya.
Aku kecewa, aku kira dia bisa lebih dewasa menghadapi masalah. Aku kira dia bisa lebih mengerti tentang diriku. Aku kira dia bisa lebih bertanggung jawab atas semua janjinya. Yaa semua hanya perkiraan aku saja.
Aku tidak menyesal sudah kenal dia, karena dia pernah memberikan pelangi yang terindah dihidupku walaupun dia juga memberikan badai yang tak pernah berhenti sampai sekarang.
Dimana kamu sekarang dan bagaimana kamu sekarang, aku harap kamu selalu baik dan bahagia 😌
Komentar
Posting Komentar